Kamis, 27 September 2012

Seputar Planologi



Sebentar lagi lulus SMA dan masih bingung mau jurusan apa. Ya, itulah yang menjadi pemikiran para siswa kelas 12 SMA. Semuanya galau, galau memikirkan ujian nasional, ujian masuk kuliah, dan jurusan yang akan dipilih saat kuliah nanti. Sebenarnya tidak perlu bingung dengan masalah itu karena yang terpenting adalah minat dan cita-cita kita. Mengenai jurusan semuanya baik dan semuanya memiliki prospek yang bagus ke depannya tergantung pada diri kita bagaimana menjalani perkuliahan.
Salah satu jurusan yang mungkin masih terdengar jarang di telinga khalayak ramai adalah jurusan Teknik Planologi atau Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota. Pelopor ilmu planologi adalah negara Amerika Serikat, sekitar tahun 60-an mereka sudah mulai memikirkan tentang perencanaan kota mereka. Bagaimana cara memberikan kenyamanan hidup disaat penggunaan lahan yang semakin meningkat akibat bertambahnya jumlah penduduk dan perkembangan industri yang amat pesat. Di Indonesia sendiri mulai dipelajari di Institut Teknologi Bandung sekitar tahun 80-an.
Pentingkah Seorang Perencana Wilayah dan Kota?
Seberapakah pentingkah adanya perencana wilayah dan kota? Apakah setiap orang memiliki kemampuan untuk merencanakan wilayah dan kota? Seorang perencana atau planner disiapkan untuk terjun langsung ke lapangan menganalisis kondisi fisik dan non-fisik, permasalah apa saja yang terjadi di dalam suatu area, dan kemudian direncanakan dengan memberikan solusi. Intinya adalah, seorang perencana itu membuat ruang yang lebih baik dan kehidupan yang lebih baik.
Teknik? Benarkah?
Ya, planologi merupakan bagian dari teknik. Planologi merupakan ilmu yang multidisiplin, belajar ilmu pasti juga ilmu turunan yang dapat berkembang dari masa ke masa atau dengan kata lain ilmu sosial. Jika diteliti lebih lanjut ternyata planologi itu memang bagian dari teknik, ilmu yang merekayasa ruang. Ruang yang semula tidak cocok untuk ditinggali disulap menjadi ruang yang sangat nyaman, ruang yang semula dibiarkan kosong tak terawat disulap menjadi ruang yang begitu berisi dan bermanfaat. Itulah rekayasa yang bisa dibuat oleh seorang planner.
Bergunakah di Indonesia?
Perkembangan dari masa ke masa membuat Indonesia banyak berubah. Banyak kota-kota besar yang mengalami perkembangan yang signifikan. Batas wilayah administratifnya tidak bisa menampung aktivitasnya yang begitu banyak, hal itu mengakibatkan berbagai permasalahan baik secara fisik dan non-fisik. Itulah tugas para planner di Indonesia. Selain itu di dalam pemerintahan juga terdapat badan yang mengurusi perencanaan dan pembangunan baik wilayah dan daerah, nah disitulah para planner dapat berkecimpung.
Prospek Kerja?
Prospek kerjanya sangat luas. Selain menjadi seorang perencana, lulusan planologi bisa bekerja di banyak tempat karena mahasiswa planologi diberikan ilmu yang cukup luas yang tentu berhubungan dengan masyarakat. Selain menjadi pegawai negeri sipil, sektor swasta juga banyak membutuhkan sarjana planologi.
Tentukan
Nah, sekarang saatnya kamu yang menentukan. Mau melanjutkan kemana dalam menuntut ilmu. Semoga ini bisa memberikan wawasan kamu dalam menentukan pilihanmu kelak :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar